SOSOK NABI S.A.W SEBELUM MENJADI ROSUL

          Nabi lahir di tengah-tengah masyarakat yang tidak berprikemanusiaan, hidup diantara orang-orang yang menyembah patung, berhala, arca-arca, makanan-makanan, dan memuja kayu-kayu, batu-batu, dan lain-lain. Di tempat orang-orang yang gemar berselisih, berzina, memperebutkan perempuan, membungakan uang dengan berlipatganda, mengumpulkan gundik, bermain judi dan bertaruh, memakan bangkai, meminum-minuman keras, membunuh anak perempuannya sendiri untuk kepentingan dan kehormatan dirinya sendiri, menjalankan perbuatan nista.

Namun ditengah kondisi yang sedemikian kelam, Nabi tetap memiliki budi pekerti. Jiwa beliau adalah jiwa yang akan menjadi nabi dan rosul Allah. Nabi pernah menolak ajakan paman-pamannya mengikuti perayaan menyembah berhala, sampai-sampai sang paman marah karena kepercayaan mereka akan sebuah kutukan jikalau tidak dilakukan.

          Diriwayatkan pada suatu hari, ketika beliau sedang mengembalakan kambing terlintas dalam pikirannya untuk mencoba apa yang digemari kaum pemuda kala itu. Di saat perjalanan dalam sebuah perhelatan perkawinan, beliau tertidur. Sekali lagi beliau melakukan hal yang sama, namun tiba-tiba terdengar suara alunan musik yang begitu menghibur dan tertidurlah beliau sampai pagi. Maka terhindarlah nabi dari segala kemungkaran.

          Nabi sangat gemar menyendiri di dalam dudun-dusun, kampung , jalan raya dan tempat lainnya. adapun anak-anak beliau tidak pernah disusukan dan di asuh oleh orang lain. hal ini menunjukkan  Nabi memang keluar dari Adat kebiasaan masyarakat Bangsawan Arab yang tercela .Dan bahwasanya untuk menjadi seorang Nabi dan rosul, Allah memilih,menjaga,dan memelihara dengan sebaik-baiknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s