PERINTAH BERINFAK DIJALAN ALLAH

Asal kata infaq dari bahasa arab, yaitu (أنفق – ينفق – إنفاقا) yang bermakna mengeluarkan atau membelanjakan harta. jadi kalo dilihat dari asal kata setiap apa yang kita keluarkan atau belanjakan dinamakan infaq, misalnya  seseorang berbelanja baju atau konsumsi lainnya, suami menafkahi istri dan anaknya, atau pun dikeluarkan untuk keperluan donasi/sumbangan bahkan membeli arak/yang tidak bermanfaatpun bisa dikatakan infaq. yang membedakan infak itu digunakan dijalan Allah atau dijalan syetan. klo mengaku diri seorang muslim tentulah berinfak di jalan Allah yang dipilih. seorang teman pernah bertanya tentang infak  pada anak, orang cacat, pengamen yang berada dijalan. Apa yang mesti kita lakukan. bisa dilihat dari beberapa surat quran dibawah ini :

QS. Al-Anfal [8]: 60

” Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu} kamu menggetarkan musuh Allah, dan musuh kamu, serta orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). ”

QS. Al-Baqaroh[2] : 273

“ (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.”

QS. Al-Baqarah [2]: 265

 “Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.”

klo saya rinci lagi mungkin seperti ini :

1. berinfak di jalan Allah itu berarti membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka.

2. berinfak untuk menggetarkan musuh Allah, dan musuh kamu, serta orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. mereka itu diantaranya yang melampaui batas, berbuat sewenang-wenang, berbuat kerusakan, berbuat curang, durhaka, sesat, dan sombong.

3. berinfak untuk orang fakir yang meminta dan tidak meminta sudah sangat jelas digambarkan pada  QS. Al-Baqaroh[2] : 273 yaitu sama-sama dalam rangka berjuang di jalan Allah namun sudah tidak ada waktu untuk berusaha karena sibuk dalam menjalankan amanah Allah

namun dewasa ini antara haq dan batil itu telah tercampur aduk, tidak tau mana orang yang benar -benar berjuang di jalan Allah atau tidak. jadi menurut saya klau pun mau berbagi dengan mereka yang meminta di jalanan silahkan saja namun tujukanlah hanya untuk keteguhan jiwa pada dirinya. jangan keseringan ja hehehe TUMAN, karena tak banyak juga yang dipake hura-hura.pilih2 ja, klo keliatan renta dan susah banget atau nyanyi dan musiknya bagus. kasih ja dah.

semoga bermanfaat, klo da salah kata mohon dimaafkan. mohon kritik dan saran karena saya bukan nabi yang bisa sempurna dan tak luput dari dosa..kata teh rosa mah.^^

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s