Syahadat Jiwa

Standar

komitmen inilah yang menjadi dasar ku berdiri tegak hingga saat ini meskipun banyak hal yang membuat kesedihan. ya Allah, tanamkan di jiwa lisankan di kata amalkan dalam kehidupan.

Syahadat Jiwa
Album : Gradasi Cinta
Munsyid : Gsv Nasyid
Cipt. Azam GSV

Ashadualla Illaha IllaAllah..

Waashaduanna Muhamaddarosullulloh..
Aku Bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah
Dan Muhamad itu utusan Allah

Ketika aku baru dilahirkan
Kumandang azan pun telah di perdengarkan
Pertanda kebesaran keagungan Tuhan
Kodrat irodat kehidupan

Ketika aku beranjak dewasa
Ayah ibuku ajariku bersyahadat
Tanamkan di jiwa lisankan di kata
Amalkan dalam kehidupan

Syahdat jiwa pancaran begitu indah
Didalam hati muslimku ini
Anda ku hidup seribu tahun lagi
Kan kucari.. Urgensi Syahadat ini..

Do’a Ali Bin Abi Thalib saat Jatuh Cinta Pada Fatimah

Standar

Yaa Allah..
Kau tahu, hati ini terikat suka akan indahnya seorang insan ciptaan-Mu.
Tapi aku takut, cinta yang belum waktunya menjadi penghalang ku mencium surga-Mu.

Berikan aku kekuatan menjaga cinta ini, sampai tiba waktunya, andaikan engkau pun mempertemukan aku dengannya kelak.

Berikan aku kekuatan melupakannya sejenak.
Bukan karena aku tak mencintainya…
Justru karena aku sangat
mencintainya….

TAKDIR CINTA

Standar

sungguh menyesakkan melepaskan sesuatu yang justru mendekatkanku padaMU. aku hanya terlampau takut, takut suatu ketika sesuatu itu malah membuatku jauh dariMU. Maafkan aku ya Alloh.

ya Allah, tuntunlah hatiku…tolong pegangi aku agar ku tak jatuh pada lumpur dosa dan menyesatkan cintaKU padamu. kau tau yang terbaik untukku. baik untuk agamaku, ibadahku, kehidupanku di dunia maupun di akhirat. tugasku hanyalah beribadah padamu. hanya itu yang kukhawatiri tidak untuk yang lain.

kini, hanya bisa kutitipkan sepotong hatiku padaMU.

listening
CINTA YANG DIUJI
Suby-Ina “Romantic Duo”
Cipt : Suby
(Produksi: Positifartmusik)

Gemuruh mengguncang tautan cinta
Berdesah hati remuk redamkan rasa
Tatkala cinta diuji yang Kuasa

Dapatkah kulalui semua coba
Berkecamuk beribu rasa di dada
Tuhan kuatkan ku dengan cinta

Reff :
Tak akan pernah sirna rasa cintaku
Kupertahankan hingga akhir hidupku
Walau halangan ujian yang menerpa
T’lah memberi jarak pada kita

Cinta yang diuji ’kan semakin indah
Disaat semua terlalui sudah
Kan bertambah dalam rasa cinta
Bersama kita selami karuniaNYA

TERUNTUK NAMA YANG BELUM DITASBIHKAN

Standar

Dalam kalimat tasbih kusemai harapan baru,

‘nama yang belum ditasbihkan’ apakah kini kau sedang menujuku? Tak bosan aku titipkan do’a dalam dhuha dan shaumku agar Alloh menjaga imanmu ‘nama yang belum ditasbihkan’ . Semoga Alloh merahmati dan melindungi di setiap detik-detik perjalananmu ‘nama yang belum ditasbihkan’. Semoga kelak aku dapat membersamaimu ‘nama yang belum ditasbihkan’ dalam keimanan yang benar. Aku akan selalu menjaga diri, hati dan pikiranku agar selalu tertuju padaNYA. Tak perlu kau khawatir, tautkan selalu hatimu ‘nama yang belum ditasbihkan’ padaNYA maka aku akan selalu disana. Aku tidak akan pergi kemana-mana. Tetap disana menantimu. kelak ketika ‘nama yang belum ditasbihkan’ sudah bertasbih semoga aku bisa menjadi bidadari syurgamu. Aamiin.

Kusiapkan diriku dengan selalu memperbaiki imanku, dimana ketika kelak dipertemukan, Alloh pantaskan diriku untukmu ‘nama yang belum ditasbihkan’. Bersama-sama mengemban amanah alloh. Semoga kau tetap istiqomah dan sabar dalam titian ilahi. Aku berharap suatu ketika Allah menghimpun kita dalam kerangka ridhoNYA.Kau tahu, berat sekali rasanya untuk bisa bersanding denganmu karena ketika itu pula tanggungjawabku semakin besar selain mengurusmu, keluarga kita juga mengurus umat. umat yang semakin kehilangan arah, kita sebagai utusanNYA sudah selayaknya bahu membahu mengurusi iman-iman mereka. bukan hanya cinta yang membuat kita bersatu tapi juga komitmen kita pada Allah untuk tidak mengadakan tandingan-tandingan selaiNYA.

‘nama yang belum ditasbihkan’, keislamanku mungkin tak lebih baik darimu. Namun komitmen muslim sejati selalu meyakini masa depan adalah milik islam. Maka harapanku pun tak jauh dari komitmen itu, memiliki keluarga islam yang berakhlak mulia dan melahirkan banyak generasi ibadurrahman.

Selalu kusematkan di tiap bait-bait do’a, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebimbangan akan masa depan . Aku berlindung kepada-Mu dari rasa lemah dan malas. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Dan, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia”.

Aku akan terus memperbaiki akhlakku sembari menunggu hadirnya kau ‘nama yang belum ditasbihkan’ agar aku pantas bersanding denganmu. Aku tak mau kau menerimaku hanya karena belas kasihan atau nafsuku semata tapi memang aku layak untukmu bersama-sama menjalankan syariat islam sebaik mungkin dalam rangka ketaatan padaNYA . Harus kau tahu tabiat burukku mudah tersinggung dan peragu bilang ya tapi tidak bilang tidak tapi iya, kadang iya dan tidak sulit dibedakan. namun begitu bersabarlah denganku. Aku berlindung pada Allah dari tabiat buruk itu untuk selalu diteguhkan iman dan ditambah keyakinan pada sesuatu apapun yang mendekatkanku padaNYA. aku selalu memelihara shaum sunah dan dhuhaku. kelak ketika ikatan suci telah bersemi diantara kita tuntunlah aku dijalanNYA, nasehati aku dengan cara yang ma’ruf ketika suatu saat aku tidak taat pada Allah dan rosulNYA dan aku lebih mencintaiMU daripada mereka. Aku tak mempermasalahkan pekerjaanmu yang pasti halal dan toyib kita kembangkan potensi masing-masing untuk keberlangsungan dakwah islam. Menggali kreatifitas sebanyak mungkin menghadapi tantangan akhir zaman.

mungkin saat pertama kali kau melihatku juga kehidupanku tampak nyaman dikelilingi fasilitas orangtua. tercukupi segalanya. jangan salah menilai. aku hanya mengelola harta mereka dan menjaga kehidupan mereka terlebih iman mereka. sebisa mungkin aku tak meminta apapun kepada mereka. aku hanyalah seorang penjaga toko milik mereka, menyewakan buku-buku hasil dari patungan aku, kakak dan adikku. aku hanya mengambil sedikit dari hasil usaha. aku sendiri mencari hasil usaha lain dari kemampuanku sendiri ya.. menggambar untuk sebuah proyek desain. kini aku sedang menekuninya, aku berharap suatu saat allah menempatkan karirku dimana dakwah dan umat membutuhkanku dan dengannya aku bisa memenuhi kebutuhanku dan keluargaku.

Semoga kelak kau ‘nama yang belum ditasbihkan’ segera bertasbih dan menjelma di depan shaffku mengiringi sujud dan rukukmu. Aamiin.

> semoga kelak bukan saja dipertemukan, namun Allah senantiasa berkata “kun fayakun” dan alampun bertasbih.^^.
Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yunin waj-’alna lil-muttaqîna imama.
Artinya, “Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al-Furqan: 74).

Doa yang sangat kita perlukan

Standar

رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي كُلِّهِ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau biasa berdo’a dengan do’a sebagai berikut; “Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, dan perbuatanku yang berlebihan dalam urusanku, serta ampunilah kesalahanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kemalasanku, kesengajaanku, kebodohanku, gelak tawaku yang semua itu ada pada diriku. Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang telah berlalu, dosa yang mendatang, dosa yang aku samarkan dan dosa yang aku perbuat dengan terang-terangan, Engkaulah yang mengajukan dan Engkaulah yang mengakhirkan, serta Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR Bukhari – Shahih)